Kisah Sukses

Kesuksesan itu tidak datang dengan mudah, perlu perjuangan dan konsistensi.
BERGABUNG

Pola pikir menjadi sesuatu yang bisa membedakan konsultan sukses dan konsultan yang biasa-biasa saja. Hal itu juga yang kerap kali membedakan antara berhasil mencapai puncak karir di Success Plan Oriflame  dan member yang peringkatnya  begitu-begitu saja.

Namun, terlepas dari posisi apa pun kita saat ini sebagai pebisnis Oriflame, pola pikir atau mindset kadang memang harus “disetel” untuk mencari frekuensi yang benar-benar pas untuk menunjang kesuksesan kita. Apa yang bisa kita lakukan untuk mencari “frekuensi” tersebut”? Berikut beberapa hal tersebut…

1. Ubah pola pikir untuk menjadikan usaha jadi hal yang disukai
Hal ini cocok bagi yang sedang memulai bisnis. Menjalankan apa yang disukai pasti akan membuat semangat dalam menjalankan usaha lebih membara. Memang tak ada jaminan sukses dengan menjalankan bisnis sesuai hobi. Tapi seandainya tak langsung sukses, stok semangat akan bertahan lebih lama.

2. Ubah pola pikir bahwa Anda adalah karyawan atau pekerja kantoran
Sebagian orang menggebu-gebu dalam memulai bisnis, karena ingin bekerja bebas dan menjadi bos, baik bagi diri sendiri maupun downlinenya. Menjalankan bisnis Oriflame hingga menghasilkan income yang baik butuh proses, Anda harus siap bekerja lebih cerdas, lebih banyak energi dan lebih banyak waktu yang ditanam bahkan juga modal uang. Berbeda dengan menjadi karyawan, tidak ada resiko, begitu akhir bulan Anda mendapat gaji. Di bisnis ini Anda menjadi leader atau seorang pemimpin, yang pertama ada memimpin diri sendiri untuk bisa disiplin dan komitmen pada job desk dan target  yang Anda buat sendiri, berbeda jika Anda seorang karyawan yang mana Anda bekerja berdasarkan perintah dan jobdesk dari atasan.

3. Ubah pola pikir jadi pengusaha akan lebih bebas mengatur waktu
Pemikiran lain yang biasanya muncul dari seorang entrepreneur pemula adalah dia akan bekerja lebih santai. Benarkah seperti ini? Kenyataannya, bila menginginkan usaha maju dan berkembang, maka kita justru harus bekerja lebih keras. Berpikir akan lebih santai dengan menjalankan usaha sendiri adalah pikiran sesat yang akan menghancurkan bisnis. Tapi, meski bekerja lebih keras, tanamkan juga pada diri sendiri, bahwa dengan bekerja lebih keras tersebut akan menghasilkan uang yang lebih banyak bila dibanding bekerja kepada orang lain.

4. Ubah pola pikir usaha bisa berjalan seperti air mengalir
Air mengalir pun sebenarnya punya tujuan yang jelas. Jadi, berhenti mengatakan bahwa usaha dibuat berkembang seperti air mengalir tanpa perencanaan. Sebab, memikirkan misi sangat penting untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Kita bisa menggunakan teknik visualisasi untuk menguatkan misi mencapai tujuan. Misalnya saja ingin jaringan downline yang luas dengan penjualan yang besar. Pikirkan dan bayangkan kita mencapai tujuan tersebut dalam waktu sekian tahun. Dengan visualisasi tersebut, pola pikir kita akan terpacu untuk mencari berbagai macam cara mencapai tujuan yang diinginkan.

5. Ubah pola pikir risiko adalah sesuatu yang harus dihindari
Mendaki gunung tentu lebih sulit dibanding jalan-jalan di taman. Namun, kita akan mencapai puncak dan posisi lebih tinggi dengan mendaki gunung. Begitu pun dalam menjalankan usaha. Untuk mencapai posisi tinggi, kita harus berani menerima tantangan dan bekerja lebih keras. Termasuk mengambil risiko tentunya.

Selamat mencoba!
Sumber inpirasi : Team Andri Wongso